Waspadai Online Shop Palsu - DITRESKRIMSUS POLDA SULTRA

Breaking

Home Top Ad

Post Top Ad

Jumat, 23 Oktober 2015

Waspadai Online Shop Palsu


Kemajuan teknologi telah membawa dampak yang luar biasa di berbagai bidang, termasuk di dunia bisnis. Teknologi dapat dimanfaatkan dunia bisnis untuk memasarkan produknya dengan mudah. Sebaliknya teknologi juga dapat dimanfaatkan sebagai alat menipu dan kejahatan/kriminal lainnya. Oleh karena itu, masyarakat harus berhati-hati dalam berbisnis dengan memanfaatkan teknologi informatika melalui media internet atau online shop.

Kemudahan yang diberikan dengan adanya online shop tersebut tentulah memiliki resiko yang tinggi pula. Online shop tidak bisa menjamin keamanan dalam tiap transaksi, karena ada oknum-oknum yang memanfaatkan kemudahan tersebut dengan cara yang tidak benar. Seiring dengan perkembangan online shop di Indonesia, berkembang pula penipuan-penipuan yang mengatasnamakan online shop. Seperti lahan bisnis baru, para pebisnis palsu tersebut menjalankan aksinya dengan menarik minat korbannya melalui berbagai cara. Sudah banyak korban akibat online shop palsu tersebut. 

Kasus penipuan di dunia online terjadi karena perilaku pengguna media online yang kurang hati-hati. Layaknya transaksi di dunia nyata, transaksi di dunia maya pun memerlukan kehati-hatian, seperti kejelasan dengan siapa kita sedang bertransaksi. Perlu sedikit meluangkan waktu untuk mempelajari identitas dengan siapa kita bertransaksi.

Modus operandi penipuan online shop palsu biasanya melalui media jejaring sosial. Dengan berpura-pura berteman dan menawarkan beberapa barang, seorang penipu online mencoba mencari mangsa. Demikian juga dengan blog atau website online. Dengan modal website yang menarik, maka dengan mudah mangsa akan masuk ke perangkap dan melakukan transaksi. Begitu transaksi besar didapat, dengan cepat akun jejaring sosial dan web-nya akan dihapus.

Beberapa ciri-ciri online shop palsu :
  1. Website tampak kurang profesional; Ciri-ciri ini sebenarnya sangat sulit “dirasakan”, karena ada beberapa di antaranya terdapat website online shop yang cukup profesional dengan tampilan menawan dengan menggunakan template-template menawan yang gratis. Biasanya para pelaku bisnis online shop palsu tersebut cenderung menyiapkan dengan cepat agar dapat menghasilkan duit dengan cepat pula. Setelah berhasil, website tersebut akan ditinggalkan atau ditutup untuk kemudian membuat yang baru. Dengan taktik demikian, maka dari setiap website yang pernah dibuat oleh pelaku online shop palsu tampak dari situs-situs yang tampilannya serupa.
  2. Tidak mau melakukan Cash On Delivery (COD) ; Ciri ini yang sangat mudah untuk dirasakan, karena si penjual tidak mau diajak bertatap muka langsung dengan pihak pembeli. Selain alasan sibuk, beberapa online shop palsu juga memberikan/mencantumkan alamat palsu yang sering kali sengaja dibuat sulit dijangkau agar pembeli enggan bertatap muka.
  3. Alamat tempat usaha mencurigakan; Beberapa dari online shop palsu mencantumkan alamat tidak jelas dan menyesatkan. Ciri ini biasanya bisa diketahui setelah pembeli ingin mendatangi si penjual.
  4. Harga barang jauh di bawah harga pasar; Logikanya jika harga jauh dibawah harga pasar, tentu ada sesuatu di baliknya. Bagi online shop palsu, harga tersebut untuk menarik minat para calon korban agar beramai-ramai membeli barang di tempatnya.
  5. Produk tidak jelas; Biasanya, online shop  palsu menawarkan produk-produk yang tidak masuk akal dengan beribu rayuan manis. Foto produk dan bukti pengiriman barang dari jasa pengiriman barang biasanya merupakan foto-foto palsu yang diperoleh dari berbagai forum. Tidak jarang juga si penipu salah memasang foto produk.
  6. Tidak ada foto pemiliknya; Online shop palsu tidak akan menunjukkan foto owner-nya. Jika menujukkan foto juga adalah foto palsu.
  7. Tidak ada nomor telepon lokal; Online shop palsu tidak akan mencantumkan nomor telepon lokal (sesuai alamat rumahnya) untuk dihubungi.

 Tip transaksi di online shop
Ada beberapa tip atau langkah sederhana yang perlu diketahui agar masyarakat tidak mudah tertipu oleh online shop atau sebaliknya;
  1. Melakukan transaksi online di toko online yang memiliki reputasi bagus;
  2. Melakukan komunikasi, baik antara penjual dan pembeli, tentang barang yang di perjual-belikan;
  3. Toko online yang bagus akan memasang informasi lengkap, seperti alamat lengkap, kontak person, informasi pembayaran, manajemen, atau jaringan transaksinya;
  4. Tidak mudah percaya terhadap penjual yang menawarkan barang bagus dengan harga murah. Jangan mudah terbuai dengan harga barang yang tidak masuk akal;
  5. Sebisa mungkin gunakan Rekber (rekening bersama) dalam transaksi jual beli online, dan pastikan bahwa Rekber tersebut terpercaya
  6. Cermati dengan baik perusahaan pengelola toko online tersebut. Laporkan toko ataupun kios yang bermasalah ke admin pengelola online shop tersebut;
  7. Teliti sebelum membeli;

HIMBAUAN
Penipuan dapat terjadi dimana saja, tidak hanya di dunia maya, dalam transaksi jual beli secara langsung pun masih ada kemungkinan penipuan terjadi jika kita tidak berhati-hati dalam membeli. Jadi teliti dan berhati-hatilah sebelum membeli. USAHAKAN UNTUK TIDAK TRANSFER UANG TERLEBIH DAHULU ! untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. (*/disarikan dari berbagai sumber).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Halaman